Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hai teman teman nah kali ini aku bukan lagi mau bercerita tentang kota ku melainkan berbagi tentang pengalaman bahasa ku, yaitu bahasa Melayu.
Saat itu, ada salah satu keluarga yang lagi sakit keras di kota Ketapang, Kalimantan Barat.
Nah, aku beserta rombongan keluarga ku melakukan perjalanan kesana pada pagi hari. Singkat cerita, malam hari pun kami sudah sampai di Kota Ketapang.
Pihak keluaga pun menelfon agar kami sekeluarga bergegas ke rumah sakit, di karenakan kami baru pertama kali menginjakkan kaki kami di kota Ketapang, lalu kami bertanya kepada orang sekitar.
Sedikit penjelasan bahwasannya di Pontianak bujur itu lurus, sedangkan di Ketapang, bujur itu benar hehe, terjadilah kesalahpahaman di antara kami saat berbincang.
Kami : Bu , mohon maaf numpang tanya, apakah benar jalan ke rumah sakit itu bujur dari sini?
Warga : haa maksudnya pak?
Kami : iya bu apakah bujur itu benar
Warga : (dengan kebingungan) ibu itu menjawab iya bujur itu benar
Kami pun melanjutkan perjalanan ke rumah sakit atas jawaban dari ibu itu bahwa rumah sakit bujur dari jalan tempat kami berhenti tadi
Ternyata, setelah satu jam kami lanjutkan perjalanan kerumah sakit, kami tidak sampai sampai di karenakan salah jalan 😂 yang harusnya kami belok, malah bujur karna sesuai dengan jawaban ibu tadi haha
Nah kami pun menelfon keluarga kami yang sudah di rumah sakit. Kami menceritakan kejadian yang kami alami, kami pun di tertawakan setelah kami tau bahwa bujur itu benar dalam bahasa Ketapang hehe
Nah, teman teman saran ku kita harus memiliki wawasan tentang keberagaman bahasa di sekitar kita agar tidak terjadi kesalahpahaman.
Sekian dari saya, SAYONARAAA!
Wabilahitaufik Walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Senin, 23 September 2019
Senin, 16 September 2019
Pontianak kota ku
Assalamualaikum teman teman, nah kali ini aku akan menceritakan kampung halaman ku. Pontianak, Kalimantan Barat. Nah walaupun baru beberapa tahun aku tinggal disini, sebenarnya masa kecilku banyak ku habiskan di Jakarta, mengikuti jejak pekerjaan orang tua ku. Namun seiring nya waktu, aku meninggalkan kota Jakarta dan merantau di Pulau Kalimantan ini. Tak perlu panjang lebar lagi, aku bakalan berbagi cerita tentang Kota Pontianak.
Asal usul kotaku ini sangat menarik teman, Pontianak sendiri berasal dari kata Kuntilanak, hihi serem banget kan, nah pasti kalian bertanya tanya kenapa sih di berasal dari kuntilanak? Nah, ayo simak jawaban nya.
Kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada hari Rabu, 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 H) yang ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal.
2. Bingke
Tidak kalah lezat nya dengan sotong pangkong teman, bingke ini selalu menghipnotis lidah para penikmat kuliner loh, kalian wajib banget nyobain makanan khas kota Pontianak ini yaaa!!
3. Chai Kwe
Duhh, kalo ngomongin makanan khas Pontianak yang satu ini teman bikin ngiler banget hehe karna selain rasanya yang enak dan lezat, chai kwe terbilang dengan harga yang bersahabat banget jadi ga bikin kantong kering dong kalo mau nyobain nya berkali kali hehe
4. Lidah buaya
Nahh, setelah ngomongin tentang makanan khas Pontianak, ni juga ada minuman khas nya loh teman, Yups, lidah buaya yang bikin lidah gak bisa bohong kalo nyobain minuman yang satu inii hehe
Sebenarnya masih banyak lagi makanan khas nya teman, insyaallah di lain waktu aku sharing lagi yaaaa, nah sekian cerita ku tentang kota tercinta ku , sampai bertemu lagiii, sayonaraaaaaaaaa........
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Asal usul kotaku ini sangat menarik teman, Pontianak sendiri berasal dari kata Kuntilanak, hihi serem banget kan, nah pasti kalian bertanya tanya kenapa sih di berasal dari kuntilanak? Nah, ayo simak jawaban nya.
Kota Pontianak didirikan oleh Syarif Abdurrahman Alkadrie pada hari Rabu, 23 Oktober 1771 (14 Rajab 1185 H) yang ditandai dengan membuka hutan di persimpangan Sungai Landak, Sungai Kapuas Kecil, dan Sungai Kapuas Besar untuk mendirikan balai dan rumah sebagai tempat tinggal.
Pada tahun 1778 (1192 H), Syarif Abdurrahman dikukuhkan menjadi Sultan Pontianak. Letak pusat pemerintahan ditandai dengan berdirinya Masjid Jami' (kini bernama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman) dan Istana Kadariah yang sekarang terletak di Kelurahan Dalam Bugis, Kecamatan Pontianak Timur.
Nah, Ketika Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie bersama rombongan untuk menyisir hutan agar dapat dijadikan tempat pemukiman para rombongan diganggu makhluk astral dari arah hutan. Berada di delta pertemuan Sungai Kapuas Kecil, Sungai Kapuas Besar dan Sungai Landak para rombongan diganggu oleh suara jeritan dan tangisan mengerikan yang datangnya dari arah tengah hutan yang diduga berasal dari makhluk astral, kuntilanak.
Nah, Ketika Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie bersama rombongan untuk menyisir hutan agar dapat dijadikan tempat pemukiman para rombongan diganggu makhluk astral dari arah hutan. Berada di delta pertemuan Sungai Kapuas Kecil, Sungai Kapuas Besar dan Sungai Landak para rombongan diganggu oleh suara jeritan dan tangisan mengerikan yang datangnya dari arah tengah hutan yang diduga berasal dari makhluk astral, kuntilanak.
Banyak anggota rombongan yang merasa ketakutan ingin segera menyelesaikan pekerjaan kemudian pulang. Karena gangguan yang dialami oleh para rombongan, Syarif Abdurrahman merasa bahwa suara-suara itu sangat mengganggu rombongannya dan menghambat pekerjaan. Dengan inisiatifnya, Syarif Abdurrahman membawa meriam ke hutan dan menembakkan meriam tersebut kearah sumber suara. Dan benar saja, suara-suara mengerikan tersebut berangsur-angsur menghilang sehingga pekerjaan dapat dilakukan dan para rombongan merasa tenang.
Nah kalian pasti bertanya tanya juga kenapa aku bisa tahu sejarah Pontianak ini, alasan nya karna dari kecil memang aku sering sekali di ceritakan langsung oleh alm. paman ku Sultan Syarif Abu Bakar Alkadrie, paman ku ini Sultan Pontianak yang ke 8.
Namun setelah ia wafat tgl 31 Maret 2017 kedudukan nya di ganti dengan anak kandung pertama nya Sultan Syarif Mahmud Melvin Alkadrie dan anak kedua nya Syarif Febriansyah Alkadrie (Pangeran mas perdana agung muda)
Nah mereka berdua lah yang meneruskan Istana Keraton Kadriah sebagai simbol kebesaran Kota Pontianak, kota yang penuh dengan keindahan nya.
Kecintaan ku kepada kota tercinta ku ini ku tunjukkan dengan berbagai cara seperti memperingati hari ulang tahun kota Pontianak
Tak hanya memperingati hari ulang tahun nya saja, aku pun mengikuti perlombaan yang bertujuan agar kota Pontianak semakin jaya seperti perlombaan Duta Istana Kadriah Pontianak
Kecintaan ku kepada kota tercinta ku ini ku tunjukkan dengan berbagai cara seperti memperingati hari ulang tahun kota Pontianak
Tak hanya memperingati hari ulang tahun nya saja, aku pun mengikuti perlombaan yang bertujuan agar kota Pontianak semakin jaya seperti perlombaan Duta Istana Kadriah Pontianak
Nah teman teman tak hanya keraton Kadriah dan bangunan lain nya yang berdiri megah, Kota Pontianak juga terdapat wisata kuliner loh, nah mau tau banget kan pasti nya makanan khas Kota Khatulistiwa ini? Ayoo simakkk!!!
1. Sotong Pangkong
Nah makanan khas kota Pontianak ini ada setahun sekali loh teman, pada saat bulan ramadhan aja, walaupun ada nya setahun sekali, sotong Pangkong ini tidak di ragukan lagi kelezatan nya hehe1. Sotong Pangkong
2. Bingke
Tidak kalah lezat nya dengan sotong pangkong teman, bingke ini selalu menghipnotis lidah para penikmat kuliner loh, kalian wajib banget nyobain makanan khas kota Pontianak ini yaaa!!
3. Chai Kwe
Duhh, kalo ngomongin makanan khas Pontianak yang satu ini teman bikin ngiler banget hehe karna selain rasanya yang enak dan lezat, chai kwe terbilang dengan harga yang bersahabat banget jadi ga bikin kantong kering dong kalo mau nyobain nya berkali kali hehe
4. Lidah buaya
Nahh, setelah ngomongin tentang makanan khas Pontianak, ni juga ada minuman khas nya loh teman, Yups, lidah buaya yang bikin lidah gak bisa bohong kalo nyobain minuman yang satu inii hehe
Sebenarnya masih banyak lagi makanan khas nya teman, insyaallah di lain waktu aku sharing lagi yaaaa, nah sekian cerita ku tentang kota tercinta ku , sampai bertemu lagiii, sayonaraaaaaaaaa........
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Senin, 09 September 2019
About me
Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Hi everyone! Nama ku Lufthanithalia Viennantika, aku lahir di Pontianak, 02 Maret 2001. Aku dilahirkan di keluarga yang sederhana, aku di didik dengan pengetahuan agama untuk bekal di masa depanku. Ayah ku bernama Nurul Irsyadi, beliau bekerja sebagai pegawai negri sipil, sedangkan ibuku bernama Hapsyari Aprillia, beliau seorang ibu rumah tangga. Aku anak pertama dari 3 bersaudara, adik perempuan ku bernama Lufthania Ghiena Rantika, ia lahir di Pontianak, 02 September 2002, sekarang ia sedang menempuh pendidikan di Madrasah Aliyah Negri 2 Pontianak, sedangkan adikku yang laki laki bernama Muhammad Zhaky Albana, ia lahir di Pontianak, 20 Desember 2005, sekarang ia sedang menempuh pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Negri 2 Pontianak.
Aku baru saja lulus dari pendidikan SMA ku di Madrasah Aliyah Negeri 2 Pontianak, sekarang aku menempuh pendidikan di bangku kuliah jurusan Pendidikan Agama Islam fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan di IAIN Pontianak.
Sebenarnya cita citaku menjadi seorang apoteker, namun takdirku mungkin bukan di sana melainkan di dunia keguruan, karna memang bakatku lebih mengarah pada public speaking, aku sering mengikuti ajang ajang perlombaan yang sesuai dengan bakatku, seperti baca puisi, pidato, catwalk wawasan, serta MTQ (Musabaqah Tilawatil Qur'an) nah itulah mengapa sekarang aku menempuh pendidikan keguruan.
Harapanku, semoga menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi pribadi yang lebih bersyukur tanpa kata mengeluh. Bisa menjadi kebanggaan untuk orang tua, bangsa, negara, agama serta orang sekitar.
Sekian dan terimakasih
Akhirul Kalam, Wabilahi Taufik Walhidayah, Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Langganan:
Komentar (Atom)


















