Senin, 03 Februari 2020

Temen deket kalian mengalami broken home? Tunjukkan cara peduli mu!


      Assalamualaikum sahabat shalihah, nah kali ini aku bakalan sharing ni tentang penyebab dan dampak dari Broken Home bagi anak. Hmm kadang aku juga merasa simpati jika menemui anak-anak yang broken home, sedih aja gituu. Kalian pasti pernah dong merasakan hal yang sama? Terlebih jika anak broken home itu teman dekat kalian sendiri.
      
      Nah sebelum itu, aku mau ngasi tau dulu apasih itu broken home itu? Apasih dampak broken home?  Gimana cara ngatasin nya? Terus gimana sih agar temen kalian yang broken home ga berlarut-larut dalam kesedihan?
Ayo simak, ladies!

       Apa itu broken home?
Broken home adalah suatu keadaan keluarga yang ditandai dengan perceraian orang tua atau hanya mempunyai orang tua tunggal. Broken home terjadi akibat dari perpecahan suatu unit keluarga, retaknya hubungan keluarga, sehingga hubungan keluarga tersebut tidak berjalan dengan baik. Broken home merupakan keluarga yang tidak normal dan kurang beruntung sehingga berdampak pada gangguan psikologis anak.
 Apa penyebab dari Broken Home?
Broken home dapat dilihat dari beberapa aspek:
1) meninggalnya salah satu orang tua
Keluarga itu terpecah karena struktur keluarga yang tidak utuh sebab salah satu dari kepala keluarga itu ada yang meninggal dunia.
2) pertengkaran orang tua
Pertengkaran orang tua juga dapa menyebabkan ketidakfungsian keluarga yang bahagia sehingga dapat menyebabkan broken home.
3) perselingkuhan salah satu kepala keluarga
Perselingkuhan yang dilakukan juga dapat memicu hancurnya suatu keluarga karena adanya orang ketiga.
4) perceraian orang tua
Perceraian yang memisahkan antara ayah dan ibu yang tidak lagi tinggal dalam satu rumah, menunjukkan tidak ada lagi rasa kasih sayang kepada anak sebagai dasar perkawinan yang telah terbina karena telah goyah dan tidak mampu menopang keutuhan keluarga yang harmonis.

       Apa saja dampak dari broken home bagi si anak?
1) Kurang perhatian
Kurangnya perhatian dan kasih sayang yang dikarenakan ayah dan ibunya sibuk mengurusi masalah dan konflik batin sendiri. Bahkan anak tersebut mungkin lebih sulit untuk mempercayai itu adalah orang tuanya.
2) Masalah emosional
Setelah bercerai anak tersebut akan megalami defisit dalam perkembangan emosional. Anak tersebut akan mengalami kesedihan dan depresi, yang merupakan keadaan emosional jangka panjang.
3) Terganggunya pendidikan
terganggunya pendidikan mungkin dialami anak yang broken home yang dapat menyebabkan menurunnya prestasi akademik disekolah. Menurunnya masalah akademik ini dapat berasal dari lingkungan rumah yang tidak kondusif. Alhasil, anak jadi malas belajar, sering bolos, atau membuat keributan disekolah.
4) stress di massa kecil
Stress salah satunya akibat dari perceraian orang tua dapat membuat bagian otak pada korteks prefrontal mengalami perkembangan yang jauh lebih cepat dari tahap normal.

       Bagaimana cara mengatasi anak broken home?
Nah cara ini wajib dilakukan orang tua:
1. Jika ada masalah, jauhkan permasalahan tersebut dari anak
2. Ajaklah anak untuk berpikir dalam segala hal yang positif
3. Jadilah tempat berbagi anak

      Nah, yang terakhir gimana sih kak biar temen kita ga berlarut dalam sedihnya? Hmm sebagai teman yang baik, kita harus paham gimana kondisi hati nya sekarang. Gimana caranya kak? Nah, yuk simak lagi!
Mungkin kalian tidak bisa berbuat banyak untuk membantu teman kalian untuk sembuh total dari kesedihannya. Tapi sebagai teman yang baik ayo dong tunjukkan kalau kalian peduli dengan mereka.
1. Dengarkan ceritanya walaupun itu susah dimengerti, hargai , bersabar dan tunjukkan kalau kalian orang yang tepat untuk curhat.
2. Jangan mendekripsikan bagaimana buruknya orang lain saat menghadapi masalah yang sama dan jangan menyela pembicaraannya sebelum dia selesai dengan topiknya
3. Ajak teman kalian berkumpul di grup atau kelompok dimana kalian bergabung. Terkadang bersama dengan remaja yang lain akan merasakan nyaman dan menentramkan.
4. Berikan semangat kepada teman kalian untuk menuliskan perasaannya.
5. Tanyakan kepada temanmu apakah mereka melakukan hal-hal berbahaya seperti minum alkohol, memakai obat-obatan terlarang, dan sebagainya. Jika teman kalian dalam bahaya segeralah mintalah bantuan kepada orang yang lebih tua.
6. Tanyakan kepada teman kalian apakah mereka makan secara teratur. Jika tidak ingatkan akan kesehatan mereka.
7. Tanyakan kepada temanmu apakah dia tidur cukup atau tidak.
8. Luangkanlah waktumu untuk mengobrol dengannya baik hanya melalui telpon, chating atau media komunikasi lainnya.
9. Jangan memaksa teman kalian jika mereka tidak mau cerita tentang keluarganya.
10. Beri tahu mereka bahwa mereka tidak sendiri, dan kamu percaya padanya.
11. Berikan pujian dan semangat, biarkan mereka mengetahui bahwa kalian menerima mereka dengan kondisi apapun.
12. Tertawalah, karena humor sangatlah penting temukan point absurd nya dan beri komentar. Tertawalah bersama temanmu

      Nah, gimana ladies? Mudah bukan? Ayo tunjukkan rasa simpati kalian untuk anak-anak broken home, terlebih jika itu menimpa kepada sahabat atau teman dekat mu sendiri ❤

      Semoga bermanfaat.. See you the next story, ladies! ❤

SAYONARA
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

"Duh, harus lanjut kuliah dimana ya? "

      Assalamualaikum sahabat shalihah ku. Balik lagi ni di blog aku, yuk curhat online lagi ladies. Hmm kalian pernah ga sih ngalamin dilema yang bikin perasaan kalian campur aduk ketika telah menyelesaikan bangku sekolah dan ingin melanjutkan ke jenjang perkuliahan? Terlebih buat kalian yang sekarang sudah di tahap akhir Sekolah Menengah Atas.  Benar begitu, bukan?

"Duh setelah ini lanjut kemana ya? "
"Orang tua gak setuju sama jurusan yang dipilih"
"Gimana sih cara bikin orang tua bangga? 
"Besok mau jadi apa ya? Masa depan ku apa kabar? "
"Terus kalo udah lulus mau kerja dimana ya? Harus kerja apa?

      Ladies, memang sejatinya dilema bukan tentang hal percintaan saja. Dilema juga pernah kalian rasain pada hal pendidikan bukan?

      Nah, pertanyaan-pertanyaan diatas tadi pasti pernah kalian lontarkan ke orang lain kan? Atau kamu pernah sekali waktu, di malam hari yang senyap, mempertanyakan pertanyaan tersebut pare dirimu sendiri? Jika jawabannya iya, tenang saja tak usah malu mengakuinya. Sebab, kamu tidak sendiri. Banyak yang pernah mengalaminya.

      Life crisis? Identity crisis? Ya, banyak orang menyebutnya demikian. Ketika banyak sekali hal yang ternyata hanya berjalan di tempat. Seolah tidak ada perubahan apapun dalam kehidupan.

      Ya, aku rasa kita semua pernah mengalaminya, dimana kita harus memilih dan memutuskan suatu keputusan yang terbaik buat hidup kita kedepan nya.
Kecemasan akan menatap masa depan muncul karena masa kini terlalu penuh dengan ketidakjelasan.
Benar begitu, ladies? Lalu apakah kecemasan itu bermanfaat.
Apakah kecemasan itu bila tidak diperangi akan mampu mengubah kehidupan dan masa depan?

     Allah SWT.  memberi hambaNya kesempatan hidup untuk menjadi manusia yang bermanfaat tidak hanya untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain. Karna menurutku, sebaik-baiknya manusia adalah manusia yang berguna dan bermanfaat untuk orang lain.

     Nah, untuk kalian yang bingung banget nentuin kuliah dimana dan jurusan apa. Menurut ku kembali ke diri kalian dan passion kalian dimana, termasuk hobi juga faktor pendukung loh.

      Contohnya, kalau beberapa dari kalian hobi banget olahraga, ntah itu voli, basket, sepak bola dan lainnya. Nah itu bisa jadi faktor pendukung buat kalian, kalian bisa milih jurusan olahraga, bisa jadi guru olahraga, bukan?

      Terlepas dari itu, aku pun pernah berada diposisi dilema itu, nah awalnya aku pengen banget kuliah kedokteran dan Alhamdulillah aku berhasil lulus di Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura. Namun butuh biaya yang ekstra 2 sampai 3 kali lipat ladies, karna memang aku memikirkan kedua adik ku yang tahun berikutnya juga butuh biaya besar untuk pendidikan.

      Nah, makin dilema dong kamu nya? Ya, aku dilema banget ladies. Akhirnya aku memutuskan untuk kuliah sesuai bakat dan hobi ku, ya aku sering mengikuti lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an dan aku sadar bahwa passion ku lebih ke arah agama.

      Finally, aku memutuskan untuk melanjutkan pendidikan kuliah ku di Institut Agama Islam Negeri Pontianak. Alhamdulillah juga aku bisa mengikuti mata kuliah dengan baik hehe

      Nah terlepas dari itu, menurutku disetiap kebingungan, akan ada banyak pilihan yang kemudian hadir menyertainya. Allah SWT. menitipkan anugerah itu berupa pilihan. Pilihan untuk memilih atau bahkan tidak memilih. Pilihan-pilihan yang akan selalu membuat kita bertumbuh dan berkembang. Pilihan-pilihan yang muncul dari kebingungan dan pertanyaan-pertanyaan yang pernah ada dalam benak.

      Banyaknya pertanyaan yang muncul tentang kehidupan, bahkan tentang hal-hal yang kita lakukan agar di pandang baik oleh manusia lainnya, terkadang justru membuat kita jadi lupa untuk bertanya, sudahkah kita menjadi sebaik-baiknya manusia untuk orang lain? Sudahkah kita menjadi sebaik-baiknya hamba ciptaan-nya, yang patuh beribadah dan memperbaiki diri hanya untuk-Nya?

     Ladies, jangan terlalu lama menghabiskan waktu dalam kebingungan, mangadu lah kepada Allah agar segala keputusan yang kalian pilih selalu menjadi yang terbaik untuk hidup kalian.

     Sekian dulu sharing kali ini ya ladies, sampai bertemu di cerita selanjutnya! ❤

SAYONARA
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Minggu, 02 Februari 2020

Menaruh kepercayaan, eh menuai kekecewaan?


      Assalamualaikum sahabat shalihah. I hope your day is good ya ladies. Pernah ga sih kalian ngalamin kekecewaan karna rasa percaya di sia sia in? Pernah dong pasti nya kan, nah kali ini aku bakalan sharing ni tentang rasa itu, ya rasa yang pernah ada hehe

      Menitip kepercayaan, eh menuai kekecewaan?
Duh sakit banget ya ladies, tapi ga masalah dong kan kita wanita strong hihi
Yuk kita kupas habis tentang kepercayaan yang terkhianati.
      Check this out ladies!

      Detik terus bergulir dan kita menjalani kehidupan dengan kisah-kisah baru bukan? dengan cerita-cerita yang bisa jadi adalah kelanjutan dari cerita di hari lalu atau bahkan dampak dari pilihan-pilihan kita di hari kemarin.

      Dengan banyaknya hal yang dilalui, maka akan ada banyak hal pula yang ingin di bagi. Sebab terkadang manusia tidak bisa menyimpan keluh kesah nya seorang diri. Ia butuh telinga untuk mendengarkan segala celotehnya. Ia butuh seseorang untuk dia percaya. Eits tapi harus hati hati ya ladies.

     Ya bukan karna tidak boleh menaruh percaya pada manusia, hanya saja jangan lupa untuk menjaga agar percaya yang ada tidak disertai harapan dan ekspetasi yang tak terkendali. Mengapa? Agar kecewa tak lagi menghampiri kita ladies hehe

      Untuk menghindari kekecewaan itu, ya salah satu caranya adalah menjaga komunikasi. Komunikasi merupakan pintu masuk untuk datang nya rasa percaya, komunikasi juga benih yang akhirnya membuat seseorang tumbuh rasa percaya kepada orang lain yang awalnya mungkin hanya seorang asing dan bahkan tidak dikenalnya. Hingga akhirnya sampai pada satu bilangan waktu yang tak terprediksi, menjadi lebih terbuka untuk menceritakan seluruh kisah yang dimilikinya.

      Memang nya salah berbagi cerita dengan orang lain? Tentu tidak, sebab dengan begitu kita akan membuka banyak kesempatan terhadap sesuatu. Kok bisa kak? Bisa saja ladies, karena reaksi yang diberikan setiap orang yang mendengarkan cerita atau keluh kesah kita akab berbeda-beda.

      Menyenangkan bukan ketika kita memiliki orang-orang seperti itu? Orang-orang yang selalu kita cari saat sedang susah. Orang-orang yang selalu siap untuk mendengarkan. Orang-orang yang percaya dan selalu mendukung setiap langkah yang kita ambil sebagai yang terbaik.

      Namun, bagaimana jika suatu saat mereka menghilang? Bagaimana jika suara hari timbul permasalahan yang akhirnya membuat kita jadi berjarak dengan mereka? Duh sedih banget kan ladies. Pasti yang akan timbul kemudian adalah rasa kehilangan. Rasa kecewa yang kemudian memuncak dan berakhir dengan keengganan untuk percaya lagi kepada orang lain. Ya, bisa di bilang rasa trauma. Benar begitu, kan?

      Inilah yang terkadang membuat seseorang milih untuk menjadi orang yang independen, dalam arti hanya percaya dan mengandalkan dirinya sendiri tanpa ingin melibatkan orang lain. Memilih menyendiri tanpa merasa perlu untuk berbagi atau menceritakan masalah pribadi kepada orang lain. Mengapa? Karena ia tidak siap untuk kehilangan orang-orang yang ia sayang dan percaya.

      Letak kesalahannya sesungguhnya bukanlah para cerita yang sudah terlanjur tercurah, melainkan diri yang terbawa arus nyaman hingga akhirnya hanyut dalam ketergantungan. Dan jika kemudian seseorang itu akhirnya menghilang, maka yang dibawanya bukanlah lagi sekedar cerita, melainkan pula rasa percaya yang ternyata sudah berubah menjadi kecewa.

      Ladies, sejatinya setiap pertemuan selalu ada perpisahan. Ya walaupun kita mengetahui bahwa kita sebagai makhluk sosial selalu membutuhkan orang lain, entah sebagai penyemangat, sebagai tempat untuk bercerita atau sebagai tempat untuk berbagi suka maupun duka.

      Tapi kita pun harus ingat, ada Allah yang selalu bisa kita jadikan tempat untuk bercerita tentang kehidupan ini, untuk curhat dan berkeluh kesah. Allah lah sebaik-baiknya tempat untuk mengadu. Benar begitu kan, ladies?

     Berbicara mengenai itu, aku jadi teringat akan tulisan dan perkataan seseorang ni ladies.
"Jangan terlalu sibuk mencari bahu untuk bersandar. Sampai lupa ada sajadah untuk bersujud"
-Syahid Muhammad-

     Nah, sebenarnya solusi dari masalah itu kita ga perlu jauh jauh kok mencari solusi nya, cukup dengan jarak antara lutut dan sajadah. 
Bersujudlah sahabat shalihahku ❤

SAYONARA!
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

7 Tips MOVE ON

      Assalamualaikum sahabat shalihah, nah kali ini aku bakalan sharing ni tentang tips cara untuk move on. Waahhh bagian ini kan yang paling kalian tunggu tunggu hehe chek this out ladiesss!!

      Apasih move on itu? Apasih gamon itu? Gimana sih caranya agar cepat move on dari seseorang? Apasih yang harus kita lakukan? Pertanyaan ini kerap kali muncul di benak kita setelah menuai kecewa bukan? Banyak sekali cara dan solusi agar kita bisa cepat move on dari seseorang. Nah kali ini aku akan memberikan sedikit solusi untuk kalian para remaja yang sedang dalam ambang kecewa nya.

      Sering sekali aku dengar diluar sana banyak banget dari kalian yang ngeluh "aku gak bisa move on dari si A" "susah banget sih buat move on dari dia" "gua bingung nih gua belum bisa move on gimana yah caranya? ". Nah sahabaat shalihah, sebelum kita memasuki cara atau solusi agar cepat move on dari seseorang terlebih dahulu aku akan membahasa apa sih itu move on? Apasih itu gamon? Move on itu adalah berpindah, bergeser, dan sebagainya juga bisa diartikan melupakan, kebanyakan orang menggunakan kata move on ini dalam masalah percintaan mereka, maka dari itu mereka mengartikan move on itu adalah melupakan, melupakan disini bukan untuk melupakan orang tersebut tetapi melupakan segala kenangan manis bersamanya. Setelah itu gamon, nah pasti pada tau apa itu gamon kan ladies?ya benar gamon itu adalah gagal move on yaitu gagal untuk melupakan,  gagal untuk berpindah ke yang lain.

      Nah buat kalian yang mengalami hal tersebut kita punya cara dan solusinya, bagaimana solusinya?
  1. Niat.
 Niatkan terlebih dahulu jika kita pengen banget move on dari si DOI, niat itu salah satu cara paling utama agar kita benar benar bisa melakukan nya.
  2. Jangan pernah menyimpan rasa kesal
 Buang semua rasa kesal kalian terhadoap si DOI, bahwa kalian telah  memutuskan hubungan dengan si DOI, yang pertama harus kalian lakukan adalah mengingat kembali alasan mengapa hubungan kalian harus berakhir.
  3. Isi waktu luangmu bersama hobi mu
 Ya, jika diwaktu kosong pasti kalian seringkali mengingat siDOI mengingat kenangan bersama siDOI, nah jika kalian seperti itu maka lakukanlah hal tersebut yaitu mengisi waktu luang dengan hobi kalian. Misalnya memasak, membaca, menulis, bermain musik, dll. Dengan cara seperti ini mungkin kalian bisa move on dari seseorang dengan perlahan lahan.
  4. Habiskan waktu bersama sahabat dekat atau keluarga 
Apapun permasalahan mu, apapun pilihanmu mereka bakalan memberi kalian solusi terbaik untuk move on, dan bersama mereka lah kalian bisa mudah untuk move on.
  5. Hapus pesan pesan romantis/chat siDOI yang telah lalu
 Kenapa? Karna jika kalian tidak menghapus pesan pesan tersebut kalian bakalan tetap selalu mengingat siDOI, dan bakalan gamon. Tapi jika kalian menghapusnya kalian akan bisa move on dari siDOI karna kalian tidak bisa lagi membaca chat kalian yang tlah lalu percayalah ladies hehe
  6. Jangan terlalu berambisi untuk melupakan
Ya, menurut ku itu salah besar ladies, karna semakin kita berusaha melupakan, malah makin mengingat nya bukan? Nah maka dari itu jalanin apa yang seharusnya berjalan, biarlah waktu yang mengikis habis ingatan kita tentang dia.
 7. Bersabarlah 
Terakhir solusinya adalah SABAR, tidak perlu terburu buru ladies, melupakan siDOI itu membutuhkan waktu yang mungkin lama. Perasaan kalian ke dia untuk move on itu tidak mungkin dalam satu malam .

      Ready to set another story, guys? Okeeey ladies. Semua solusi ini hanya sebatas solusi yang mungkin bisa kalian lakukan dan bermanfaat buat kalian, semoga kaliaan yang lagi berusaha move on bisa cepat move on yaa semoga bermanfaat..
Jangan stuck, jangan berhenti! Selamat bahagia sahabat shalihah ❤

Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Melupakan luka, karna hadirnya orang baru?

      Assalamualaikum sahabat shalihah, terlepas dari masa lalu yang sudah kita bincangkan kemarin, harusnya bisa melupakan luka dong?
Ya, Melupakan luka, karna hadirnya orang baru hehe pernyataan tersebut tak dapat kita munafikkan begitu saja teman, sebab melupakan tak semudah yang kita bayangkan, harus ada faktor pendukung bukan? Ya itu salah satu nya, orang baru hehe

      Menurutku, memang tak mudah juga untuk berkenalan dengan orang baru, menaruh kepercayaan dan hati serta memulai kenangan baru. Tapi itu bukanlah masalah teman, bukan alasan kita untuk menolak orang baru, karna sejati nya, bangkit dari luka memang harus ada pengorbanan.

      Terlepas dari itu, sebagai manusia biasa kita seringkali merasakan jatuh bukan? Apapun itu yang menggunakan kata jatuh. Termasuk cinta hehe.
Setiap jatuh selalu memiliki sakit yang bisa saja nampak dan bisa juga tidak. Tapi tetap saja yang namanya jatuh, selalu menghadirkan rasa sakit bukan?

      Ya, sakit adalah konsekuensi yang harus diterima, tapi pernahkan ketika jatuh kita berusaha menolak untuk mengakuinya? Penyebab nya beragam teman, aku pribadi pun pernah mengalaminya, karna rasa gengsi dan malu ku yang terlampau tinggi.

      Itu sangat aku rasakan sekarang teman, ya, karna hadirnya orang baru yang mulai menghiasi hari dan menyembuhkan luka ku. Boleh dong aku cerita sedikit tentang orang yang baru saja masuk di kehidupanku.

      Panggil saja dia "Riyan" seorang mahasiswa semester 5 yang merupakan senior ku ketika aku mulai menduduki bangku kuliah.  Awalnya aku tak pernah langsung bertatap muka dengan nya, ya itu karna aku selalu berjalan menundukkan kepala saat melewati senior yang aku segani termasuk lah Riyan

      Ketika masa ospek kuliah ku berlangsung, dia selalu jadi bahan perbincangan teman teman baru ku yang sangat menyukainya, terlebih ia bisa di bilang orang yang terkenal di lingkungan kampus, ya karna dia adalah ketua umum salah satu Program Studi yang ada di kampus ku. Itulah yang membuat teman teman ku menyukainya, ya termasuk aku sih hehe

      Terlepas dari itu, aku tak pernah melihatnya secara langsung lagi, tetapi aku melihat nya di status WhatsApp temanku ketika mereka ikut gabung diskusi bersama senior lainnya, ya salah satu senior nya ialah Riyan. Karna rasa gengsi dan malu ku, aku tak pernah ikut gabung dalam diskusi itu teman.

      Namun, tak lama kemudian. Aku kembali melihatnya secara langsung ketika aku mengikuti Latihan Kader di organisasi yang aku ikuti. Tetapi aku tak berani menegurnya,  jangankan menegur, untuk melihatnya saja aku tak berani karna aku sadar posisi ku yang hanya sebagai junior nya.

      Ketika aku mengikuti latihan kader di organisasi ku, aku melihat nya bukan seperti dia yang aku kenal kemarin. Riyan berubah menjadi orang yang menakutkan untuk ku, ya walaupun aku tahu itu hanyalah rekayasa yang telah di rencanakan senior senior ku. Tapi tak tahu kenapa, setelah kejadian itu, aku membencinya teman, karna ilfil ketika melihatnya saat mengevaluasi ku dan teman teman organisasiku hehe

      Singkat cerita, setelah 4 bulan dari masa latihan kader organisasi itu. Aku kembali melihatnya, namun kali ini bukan hanya sekedar melihatnya tetapi juga duduk di samping nya hehe
Tapi Riyan yang telah aku labeli dengan julukan "galak" itu malah membuat hati ku sadar bahwa julukan itu tak pantas melekat di dirinya.
Riyan yang semula ku nilai galak, berubah menjadi Riyan yang aku kenal saat pertama kali aku melihatnya ketika ospek.

      Entah kenapa ketika berada di samping nya, aku merasa luka ku tak terasa hahaha ya mungkin inilah yang di namakan jatuh cinta. Jatuh cinta yang awalnya aku fikir selalu berdampingan dengan luka, malah membuat statement ku berubah menjadi indah.

      Nah, itulah orang baru yang ku maksud untuk membantu kita melupakan luka.
Aku yakin, kalian juga pasti bisa melewati patah hati yang sangat hebat. Suatu hari nanti, kita pasti akan berterima kasih pada waktu yang telah habis digunakan untuk hal yang selalu diperjuangkan. Pada hati yang menggores luka. Pada luka yang meninggalkan duka. Pada rasa kecewa yang pernah dirasakan. Pada hal-hal yang pernah dihargai. Pada kegagalan yang menjatuhkan. Suat saat nanti, kita akan berterima kasih untuk hari- hari itu.

      Sebab setelahnya, semua itulah yang menjadikan kita pribadi yang kuat. Menjadikan kita pribadi yang lebih semangat, pribadi yang lebih tegar dan menjadikan kita menjadi makhluk ciptaanNya yang teramat hebat. Hari itu akan kita alami, entah esok, lusa, tahun depan atau mungkin hanya dalam hitungan jam sesaat.

     Come on teman, bangkit dan move on! Jangan bersedih dan terpuruk, karna kita terlalu berharga untuk cinta yang belum pasti.
Selamat Menyambut Bahagia sahabat shalihah ku!

SAYONARA
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Masa lalu yang tak seharusnya di perlihatkan

      Assalamualaikum sahabat shalihah, balik lagi ni di blog aku. How's life? Aku harap kalian semua baik baik aja ya terlebih yang masih terjebak dalam nostalgia masa lalu hehe.
Nah kali ini, mungkin ada yang sama ni dengan apa yang aku rasain sekarang. Yuk curhat online.

      Pernah gak sih kalian ngerasain kalo masa lalu itu harusnya ga perlu di perlihatkan? Ya bukan berarti tidak ingin berkata jujur, hanya saja semua hal tak perlu untuk dibagi kepada orang lain.  Aku yakin, kalian juga pasti pernah menyembunyikan masa lalu bukan? Hmm terlebih masa lalu yang membuat hidup kalian berubah hampir 180°.
Menurutku ya itu hal yang wajar sih, karna gak mudah melewati masa lalu yang kerap kali terlintas di fikiran.

      "Kamu si enak masa lalu nya aman aman aja, ga ada yang harus di perbaiki" -netizen.
Ya kadang sedih juga setiap kali mendengar pernyataan itu muncul dari bibir bibir mungil mereka. Pernyataan yang menurutku sangat judgemental, yang lahir karna mereka hanya melihat apa yang kita perlihatkan pada dunia, ketimbang mencoba melihat kondisi hati dan perasaan di balik topeng wajah kita. Aku yakin, padalah mereka tahu apa yang ada didalam tak selalu sama dengan apa yang tampak diluar. Apa yang kita dengar tak selalu sama dengan apa yang di dengar. Intinya tak selamanya yang nampak dan terdengar itu selalu berasal dari bahagia yang mudah di dapat.

      Kita tak pernah tahu realita hidup seseorang seperti apa. Jujur, aku sangat tidak setuju ketika melihat orang sekitar mengejudge masa lalu seseorang, menurutku, untuk bangkit dari masa lalu itu tidak mudah teman. Kita tak pernah tahu bagaimana hidup orang yang mengalami kesedihan karena di tinggalkan orang yang dia sayang dan muncul lah rasa trauma di kemudian hari. 

      Kita mungkin tak pernah memahami itu, karena mungkin yang mereka perlihatkan hanyalah kebahagiaan tanpa harus memperlihatkan kesedihan dan kekecewaan nya. Hingga kemudian muncul di benak kita bahwa mereka tidak pernah mengalami kesusahan. Padahal di bali itu semua, ternyata pernah ada tangisan, perjuangan serta usaha mereka untuk bangkit dari masa lalu, melakukan penerimaan terhadap diri sendiri serta memaafkan masa lalu dan luka yang pernah tertoreh dalam jiwa.

      Ketika mereka berhasil bangkit, saat itu lah mereka mulai berjuang untuk mengenyahkan rasa sakit itu dan menggantinya dengan sebuah keyakinan.

      Bangga rasanya ketika kita dapat berdamai dengan diri sendiri serta masa lalu, hinggal muncul lah orang baru yang meyakinkan bahwa rasa sakit itu tak mungkin selama nya bersemayam di dalam jiwa. Menurutku masa lalu tak perlu di sesali, masa masa itulah yang menjadi sebuah cambuk untuk kita dalam memperbaiki diri dan hidup kita.

      Jadi, seperti apapun dunia menyudutkan kita, seperti apapun cara yang di lakukan orang lain untuk menjatuhkan kita dan seperti apapun kebahagiaan yang tengah orang lain rasakan di atas kesedihan kita. Percayalah, Allah selalu menjaga dan senantiasa bersama kita.

      Percayalah teman, bahwa selalu ada pelangi setelah hujan. Segalanya akan terlewati. Mulailah untuk memaafkan diri, mulailah untuk menerima segala kekurangan dan kelebihan diri dan mulai lah untuk mengenali diri jauh lebih baik dari sebelumnya. Serta berhentilah untuk membanding bandingkan masa lalu kita dengan masa lalu orang lain. Karna bahagia datang tak pernah sendiri, ia selalu hadir bersamaan dengan duka. Come on, jangan terpuruk teman! Percayalah dunia tak sekejam yang kita kira. Mari tutup lembaran masa lalu dan ucapkan selamat datang untuk hari yang baru! 


SAYONARA SAHABAT SHALIHAH ❤
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh